Polres Abdya Selidiki Isu Kelangkaan BBM di Tiga SPBU, Lakukan Koordinasi dengan Pertamina

0

Tim Sat Reskrim Polres Abdya, saat mengecek SPBU. Foto: (Dokumen Polres Abdya).

THE ATJEHNESE – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) tengah menyelidiki isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat. Laporan mengenai kosongnya stok BBM ini sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Kapolres Abdya, AKBP Agus Sulistianto, melalui Kasat Reskrim Polres Abdya Iptu Wahyudi, membenarkan bahwa pihaknya telah turun tangan menindaklanjuti laporan tersebut. Ia mengatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kekosongan BBM dan memastikan tidak ada unsur penyalahgunaan atau praktik curang di lapangan.

“Kami telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan melakukan koordinasi dengan Pertamina guna mengetahui akar persoalan kekosongan BBM di beberapa SPBU,” ujar Wahyudi dalam keterangannya yang diterima TheAtjehnese.com pada Senin (10/2/2025).

Menurut Wahyudi, timnya telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah SPBU di Abdya untuk melihat kondisi pasokan secara faktual di lapangan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi BBM berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada hambatan yang disebabkan oleh pihak tertentu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya juga telah meminta klarifikasi dari pengelola SPBU mengenai penyebab kekosongan pasokan. Penjelasan tersebut, kata Wahyudi, menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan agar aparat mendapatkan gambaran utuh mengenai situasi sebenarnya sebelum mengambil langkah hukum.

“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang dengan sengaja menimbun atau memperlambat distribusi BBM. Jika kami menemukan indikasi pelanggaran atau tindak pidana, kami siap mengambil langkah tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain melakukan penyelidikan, Wahyudi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi, seperti panic buying atau penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta warga untuk selalu mengikuti aturan dan bekerja sama menjaga stabilitas keamanan di daerah.

“Kami harap masyarakat ikut andil dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Laporkan bila ada indikasi penyalahgunaan agar bisa segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Polres Abdya memastikan bahwa langkah-langkah pengawasan akan terus diperkuat sampai pasokan BBM kembali normal sepenuhnya di seluruh SPBU. Pemerintah daerah dan Pertamina juga disebut telah dilibatkan dalam koordinasi untuk memastikan distribusi BBM ke depannya berjalan lebih stabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *