Mobil Terbakar Usai Keluar SPBU Kutablang, Polisi Temukan Drum dan Jeriken Diduga BBM Ilegal

0

Mobil Suzuki APV warna putih dengan nomor polisi B 9101 JCA terbakar di samping SPBU Kutablang Lhokseumawe, diduga angkut BBM ilegal tujuan Takengon. (foto:dok/Furqan)

THE ATJEHNESE – Sebuah mobil Suzuki APV berwarna putih dengan nomor polisi B 9101 JCA terbakar hebat sesaat setelah keluar dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kutablang, Kota Lhokseumawe, Rabu malam (17/12/2025). Peristiwa yang terjadi di sekitar kawasan Taman Mini itu sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas.

Menurut keterangan sejumlah saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dalam kendaraan. Dalam hitungan detik, kobaran api membesar disertai beberapa kali ledakan, memicu kepanikan warga sekitar yang berupaya menjauh dari lokasi kejadian. Asap hitam pekat membubung tinggi, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.

Petugas pemadam kebakaran Kota Lhokseumawe segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan, dengan dukungan satu unit water canon milik Polres Lhokseumawe. Setelah upaya pemadaman selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 23.00 WIB.

Pasca api padam, petugas menemukan sejumlah barang mencurigakan di dalam kendaraan. Di antaranya dua unit drum dan lima jeriken yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, BBM tersebut diduga akan dibawa ke wilayah Takengon.

Sopir kendaraan dilaporkan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun upaya tersebut gagal karena api dengan cepat membesar. Sopir diduga meninggalkan lokasi kejadian dan melarikan diri sesaat setelah api tidak dapat dikendalikan.

Pihak kepolisian langsung mengamankan kendaraan beserta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tim Inafis Polres Lhokseumawe diterjunkan guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan petunjuk guna mengungkap penyebab pasti kebakaran dan ledakan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pemicu utama kebakaran, termasuk dugaan keterkaitan peristiwa ini dengan aktivitas distribusi BBM ilegal. Proses penyelidikan masih terus berlangsung, dan polisi memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *