Banjir Kembali Landa Abdya, Beberapa Gampong Terendam Air

0

Kondisi banjir di Abdya, pada Minggu malam sekitar pukul 23:00 WIB. Foto: (Dokumen warga).

THE ATJEHNESE – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak Minggu (9/11/2025) sore menyebabkan sejumlah gampong di Kecamatan Blangpidie terendam banjir luapan. Air yang tidak mampu tertampung oleh aliran sungai menyebabkan kawasan pemukiman tergenang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Nazaruddin, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan dari warga. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Gampong Lhung Tarok, yang cukup terdampak akibat luapan air Sungai Krueng Beukah.

“Malam tadi kami turun langsung ke sejumlah titik banjir, termasuk Gampong Lhung Tarok. Hujan deras yang berlangsung sejak sore membuat debit Sungai Krueng Beukah meningkat dan meluap ke pemukiman,” ujar Nazaruddin, Senin (10/11/2025).

Selain Lhung Tarok, beberapa gampong lain di Kecamatan Blangpidie juga mengalami genangan air dengan ketinggian bervariasi. Meski begitu, banjir tidak berlangsung lama. Berdasarkan pantauan hingga Senin pagi, permukaan air sungai berangsur menurun dan sebagian warga mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur dan sisa-sisa banjir.

Meski kondisi mulai terkendali, BPBK tetap mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca di wilayah Abdya masih diguyur hujan. Nazaruddin meminta masyarakat di daerah rawan banjir menempatkan barang-barang penting, dokumen, serta peralatan elektronik di tempat lebih tinggi untuk mengantisipasi kenaikan air.

“Kami minta warga tetap berhati-hati. Bila ada wilayah lain yang ikut terendam, segera laporkan kepada perangkat desa atau langsung kepada BPBK. Laporan cepat akan memudahkan tim kami bergerak,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan aparat gampong untuk aktif menyampaikan informasi apabila debit air kembali meningkat atau berdampak pada fasilitas umum serta rumah warga.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal setelah air surut. Namun, BPBK masih melakukan pemantauan di sepanjang aliran Sungai Krueng Beukah untuk mengantisipasi banjir susulan mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *