Kebakaran Dini Hari Hanguskan Sebuah Kafe di Aceh Barat, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Bangunan Cafe di Aceh Barat terbakar. Foto: (Dokumen BPBD Aceh Barat).
THE ATJEHNESE – Sebuah bangunan kafe yang berada di Desa Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, ludes dilalap api pada Senin (15/12/2025) dini hari. Peristiwa kebakaran yang terjadi saat sebagian besar warga terlelap itu menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pihaknya dari masyarakat sekitar pada pukul 02.36 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya kobaran api yang membesar di sebuah kafe yang berlokasi di kawasan Batee Puteh, Desa Kuta Padang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Mako dan Rescue BPBD Aceh Barat segera bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas mengerahkan kekuatan penuh dengan menurunkan tiga unit armada mobil pemadam kebakaran, satu unit kendaraan operasional D-Max, serta satu unit mesin pompa air portable untuk mempercepat proses pemadaman.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan dengan mengerahkan sejumlah armada pemadam,” ujar Ronald saat dikonfirmasi.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan melahap hampir seluruh bagian bangunan. Kondisi tersebut diperparah oleh struktur bangunan kafe yang bersifat semi permanen, sehingga api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan pada tahap awal.
Meski demikian, petugas tetap melakukan upaya pemadaman secara maksimal. Berkat kesigapan dan koordinasi tim di lapangan, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu relatif singkat, sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Ronald menjelaskan, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit bangunan kafe beserta sejumlah aset di dalamnya. Selain bangunan utama, api juga melalap berbagai peralatan permainan (playground) yang berada di area kafe, serta satu unit sepeda motor milik pemilik usaha.
“Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Untuk sementara, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha dan bangunan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api lainnya dalam kondisi aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan sistem pencegahan kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pusat usaha yang memiliki bangunan mudah terbakar.
