Bupati Aceh Timur Kerahkan Alat Berat Tangani Longsor di Alue Sentang, Respons Cepat Pemerintah Disambut Apresiasi Warga

Alat berat saat membantu penanganan tanah longsor di Gampong Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun, Jumat (7/11/2025).(dok/humas).
THE ATJEHNESE – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang menutup akses utama di Gampong Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun. Instruksi langsung dikeluarkan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., tak lama setelah menerima laporan dari Muspika Birem Bayeun terkait kondisi jalan yang tertimbun material longsor, Jumat (7/11/2025).
Peristiwa longsor ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Birem Bayeun sejak Minggu (2/11/2025). Material tanah dari lereng perbukitan turun dan menutup sebagian badan jalan, menghambat aktivitas warga dan mengganggu mobilitas antar-gampong. Warga sempat melakukan pembersihan secara swadaya, namun kondisi lereng yang masih labil membuat proses tersebut tidak dapat menyelesaikan seluruh hambatan.
Bupati Instruksikan Penanganan Cepat untuk Cegah Longsor Susulan
Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa langkah cepat pemerintah sangat diperlukan mengingat kondisi lereng masih rawan dan potensi longsor susulan dapat terjadi kapan saja.
“Penanganan cepat ini kita lakukan untuk meminimalkan risiko bahaya dan memastikan keamanan masyarakat. Pemerintah terus memantau situasi lapangan dan akan menambah dukungan jika dibutuhkan,” kata Bupati.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. “Tetap berhati-hati dalam beraktivitas. Kita tidak pernah tahu kapan bencana bisa muncul kembali,” tambahnya.
Muspika dan BPBD Bergerak di Lapangan, Ratusan Warga Gotong Royong
Menindaklanjuti perintah Bupati, Plh. Camat Birem Bayeun Furqan Febriansyah, S.STP., M.AP. langsung mengerahkan personel Muspika untuk berkoordinasi dengan BPBD Aceh Timur. Alat berat berupa excavator dan bulldozer kemudian dikerahkan menuju lokasi longsor.
Menurut Furqan, proses pembersihan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas bersama sekitar 45 warga bekerja bahu-membahu memindahkan material longsor dan meratakan tanah yang menghalangi jalan.
“Berkat kerja sama semua pihak, jalur dapat kembali dilalui sekitar pukul 11.30 WIB,” jelas Furqan.
Ia juga menyampaikan bahwa situasi di lokasi kini kondusif dan tidak ada indikasi longsor susulan dalam waktu dekat.
Warga Berterima Kasih atas Respons Cepat Pemerintah
Langkah cepat pemerintah dan kehadiran langsung alat berat mendapat apresiasi dari masyarakat Alue Sentang. Akses jalan yang kembali terbuka membuat aktivitas warga berjalan normal kembali, termasuk aktivitas ekonomi dan pendidikan yang sempat terhambat.
“Warga sangat berterima kasih kepada Bupati Aceh Timur atas kepedulian dan responsnya yang cepat. Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Furqan menyampaikan aspirasi warga.
Langkah koordinatif antara pemerintah kabupaten, Muspika, dan BPBD dinilai sebagai bukti kesiapsiagaan daerah dalam menangani bencana alam, terutama di kawasan rawan longsor seperti Alue Sentang.
