CT Scan RSUDZA Banda Aceh Rusak Sepekan, Layanan Pasien Tetap Berjalan Lewat Sejumlah Penyesuaian

0

RSUDZA. Foto: (Web RSUDZA).

THE ATJEHNESE – Alat Computed Tomography Scan (CT Scan) milik Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh mengalami kerusakan sejak sekitar satu minggu terakhir. Gangguan pada perangkat penunjang diagnostik tersebut berasal dari salah satu komponen vital yang membuat alat harus dihentikan sementara.

Humas RSUDZA, Rahmadi, menjelaskan bahwa begitu kerusakan ditemukan, pihak manajemen rumah sakit langsung memproses pemesanan suku cadang resmi melalui penyedia. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai kerusakan yang telah berlangsung tiga minggu adalah tidak benar.

“Sparepart-nya sedang dalam proses pengiriman dari Singapura atau Jerman. Proses ini memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu karena harus melewati tahapan teknis, administrasi, hingga logistik,” kata Rahmadi. “Kerusakan sebenarnya baru terjadi sekitar satu minggu. Kami perlu meluruskan agar masyarakat menerima informasi yang akurat.”

Meski alat CT Scan tidak dapat difungsikan, RSUDZA memastikan bahwa pelayanan terhadap pasien tetap berlangsung. Menurut Rahmadi, sejumlah langkah telah diambil untuk menjaga agar pemeriksaan medis tidak berhenti.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memaksimalkan penggunaan alat diagnostik lain yang masih bekerja normal sebagai alternatif pemeriksaan. Selain itu, sebagian layanan pasien yang memerlukan pemeriksaan CT Scan juga dialihkan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) serta RS Meuraxa Banda Aceh.

“Upaya ini kami lakukan untuk memastikan pasien tetap mendapat pelayanan cepat dan aman. Kami berkomitmen agar hak pasien terpenuhi tanpa harus menunggu terlalu lama sambil menanti kedatangan sparepart,” ujarnya.

Rahmadi turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat dan berterima kasih atas perhatian publik terhadap kualitas layanan kesehatan di RSUDZA. Ia menegaskan bahwa manajemen rumah sakit terus berupaya menjaga transparansi sekaligus meningkatkan mutu pelayanan.

“Begitu suku cadang tiba dan proses perbaikannya selesai, alat CT Scan akan kembali beroperasi seperti biasa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *