Pidie Jaya Cetak Prestasi Bersejarah di MTQ Aceh 2025

0

Foto : Net.

THE ATJEHNESE – Pidie Jaya, 8 November 2025, Sejarah baru tercipta dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 di Kabupaten Pidie Jaya. Untuk pertama kalinya sejak berdiri sebagai kabupaten pada 2007, Pidie Jaya sukses merebut peringkat ketiga, prestasi tertinggi sepanjang keikutsertaan mereka di tingkat provinsi.

Plt Kepala Dinas Syariat Islam Pidie Jaya, Okta Handipa, menyebut pencapaian ini sebagai lompatan besar setelah stagnasi panjang. “Kalau saya tidak salah, terakhir kali peringkat terbaik yang berhasil diraih Pidie Jaya adalah peringkat 9 pada tahun 2009,” ujarnya kepada Bithe.co usai closing ceremony MTQ Aceh, Sabtu (8/11) dini hari.

Pada tahun 2009, ketika untuk pertama kalinya tampil di ajang MTQ tingkat provinsi yang digelar di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Pidie Jaya mampu menembus 10 besar dan berada di posisi ke-9. Namun setelah itu, prestasi mereka tak lagi menanjak. Bahkan, Pidie Jaya menjadi langganan finish di posisi 10 hingga 11.

Persiapan Serius Sejak Awal Kepemimpinan Bupati Baru

Tahun ini, sebagai tuan rumah, Pidie Jaya tak hanya mempersiapkan arena dan fasilitas penyelenggaraan, tetapi juga menargetkan hasil terbaik di rumah sendiri.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bekerja keras sejak jauh hari. “Kesuksesan ini bukan kerja satu dua orang. Ini berkat kerja keras semua pihak,” katanya.

Ia mengaku prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena berhasil mengungguli perolehan 20 kabupaten/kota lainnya di Aceh. “Pidie Jaya bisa menjadi nomor tiga terbaik dari 23 kabupaten/kota di provinsi Aceh bukan hal mudah,” ujarnya.

Bonus Mengalir untuk Para Juara

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyiapkan bonus bagi seluruh peserta yang memperoleh juara. Juara I menerima Rp 20 juta, juara II Rp 14 juta, dan juara III Rp 10 juta. Sementara juara harapan mendapat Rp 2 juta hingga Rp 4 juta sesuai kategori.

Tidak hanya para pemenang, seluruh kafilah Pidie Jaya yang tampil pada MTQ tahun ini juga mendapatkan bonus masing-masing Rp 1 juta. Selain itu, PT Maar Motor memberikan voucher tambahan untuk peserta peraih juara I, II, dan III di beberapa cabang. “Kalau voucher itu bukan dari bupati, tapi dari Maar Motor,” tegas Sibral.

Aceh Besar Juara Umum, Banda Aceh Turun Takhta

Sebelum MTQ ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah atau Dek Fad, dewan hakim membacakan hasil akhir. Aceh Besar keluar sebagai juara umum dengan 379 poin, menggeser Banda Aceh yang sebelumnya mendominasi. Banda Aceh kini berada di posisi kedua dengan 344 poin, disusul Pidie Jaya di peringkat ketiga dengan total 262 poin.

Berikut 10 besar peringkat MTQ Aceh ke-37:

  1. Kabupaten Aceh Besar – 379 poin
  2. Kota Banda Aceh – 344 poin
  3. Kabupaten Pidie Jaya – 262 poin
  4. Kabupaten Pidie – 252 poin
  5. Kabupaten Aceh Utara – 181 poin
  6. Kabupaten Aceh Timur – 155 poin
  7. Kabupaten Simeulue – 117 poin
  8. Kota Lhokseumawe – 104 poin
  9. Kabupaten Bireuen – 101 poin
  10. Kabupaten Aceh Selatan – 93 poin

Capaian Cabang Lomba Pidie Jaya

Kafilah Pidie Jaya meraih sejumlah prestasi pada berbagai cabang, di antaranya:

  • Juara I: Tahfidz 10 Juz Putra, Tahfidz 20 Juz Putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Putri, Dekorasi Putra & Putri
  • Juara II: Fahmil Qur’an Putra, Tahfidz 5 Juz Putra, Tafsir Bahasa Indonesia Putri, Tafsir Bahasa Inggris Putra & Putri, Qira’at Murattal Dewasa Putri, Khat Mushaf Putri
  • Juara III: Tahfidz 5 Juz Putri, Tahfidz 30 Juz Putri, Khat Naskah Putra, Khat Digital Putri
  • Harapan: Tartil Qur’an Putra, Tahfidz 10 Juz Putri, Khat Naskah Putri, Khat Digital Putra, Syarhil Qur’an Putra

Dengan hasil tersebut, Pidie Jaya melangkah menjadi salah satu kafilah terkuat di ajang MTQ Aceh 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *